try….

banyak cerita, susah diungkapkan.

matinya sebuah jemari blogger.

i’ll try to next log in…… :)

Si Buntung

Apakah aku yg paling tak beruntung?

Hidup sendiri di tanah orang
Bergelut dengan busa tipis utk tidur
Tak punya TV
Tak ada AC
Hidup segalon ber3
Tundukkan panasnya Pontianak
Mencoba tantang petinggi pongah dengan jalani pekerjaanku
Membuat semuanya senormal mungkin

Apakah ada Midas di tanganku?
Tidak

Apakah ada keajaiban di sekitarku?
Tidak

Apakah ada petinggi di keluargaku?
Tidak

Aku tak perduli bagaimana kayanya dirimu
Aku tak akan perduli bagaimana rupawannya dirimu
Aku tak perduli bagaimana kau jalani hidupmu dengan standardmu

Yang kutau, aku mencoba jalani hidup sederhana ini untuk anakku
Anakku yg tak berayah
Si yatim yg mulai lupa ayahnya
Manisku yg menjadi tumpuan harapan

Aku yg begini
Berdoa agar selalu tak begitu saja
Berdoa semoga selalu dpt lebih baik untuk keesokan harinya

Semoga keadaan lebih baik utk kami

What a very beautiful smile , isn’t???

What a very beautiful smile , isn’t???

My fave tweet

My fave tweet

Another artwork for my daughter

Benci

Saat ini aku merasakan bencinya kepadamu.
Tak mau mendengar kata-katamu.
Entah itu di bait dengan sayang atau canda.

Bencinya aku saat kau tinggalkan.
Saat kau sibuk dengan apa pun yg kini dihadapanmu.

Meskipun kau kecup dan berikan kata mesra utk diriku sebelum kau sibukkan dirimu, aku tetap tak menyukai hal itu….

Kau kecup dengan autotextmu..
Kau berikan icon pelukan dengan bisikan “deeply love you so much… only you”..

Kau begitu jauh…
Kau begitu dekat…
Dan kau begitu tentatif..
Unpredictable time with possesively owner my heart…

My oh my…
Kau milikku tapi tak bs kurengkuh atau kuikat…

framing my Yasmine

“Kenapa miskin? Karena tidak berpendidikan. Kenapa tidak berpendidikan? Karena miskin!”

Dahlan Iskan dalam Ganti Hati: Tantangan Menjadi Menteri (via kuntawiaji

)

“Anakku…
Terakhir kali umi ingin mengatakan padamu, carilah lelaki yang memiliki impian yan keinginan yang begitu besar akan surga, Karena jika kau bertemu lelaki semacam ini. Semua langkah hidup, pilihan, keputusan untuk diri dan keluarganya akan disandarkan pada Allah pemilik surga. Jangan hanya mencari lelaki hanya karena mapan, prestise, dan kemuliaan yang dicanangkan orang, namun hatinya tak dekat dengan Allah, tak dekat dengan mesjid, tak dekat dengan orang dhuafa. Karena lelaki seperti ini hanya akan membuat kau tersenyum saat di dunia namun menangis di akhirat kelak…”

potongan dari tulisan Mely raharjo (via taufiqsuryo

)

One of my scrapbook that i made lately, about my daughter Yasmine

archive older ›
A blog about Rachma Ainun.
A graphic designer.
A working mother.
A story and bitter sweet of her life.
Ask
theme by Conkers